Warung Bebas

Senin, 02 April 2012

Cara Alami Kembali Langsing Setelah Melahirkan

Cara Alami Kembali Langsing Setelah Melahirkan
Kembali Langsing
Cara Alami Kembali Langsing Setelah Melahirkan - Setelah 9 bulan hamil dan melahirkan, wajar bila berat badan wanita naik beberapa kilogram. Dan bukan hal yang mudah bagi wanita untuk dapat mengembalikan berat badannya seperti sedia kali. Tapi ada beberapa cara sederhana untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan.

Peneliti telah menemukan kehamilan menjadi salah satu penyebab utama kenaikan berat badan perempuan. Hal ini telah diteliti secara ilmiah selama dua dekade terakhir. Tapi bukan berarti seorang perempuan tidak akan gemuk jika ia tidak hamil, karena banyak faktor lain yang bisa mempengaruhinya.

Berikut beberapa cara sederhana untuk kembali langsing setelah melahirkan, seperti dilansir timeofindia, Kamis (1/3/2012):

1. Menyusui
Cara alami kembali langsing setelah melahirkan. Menyusui tidak hanya baik untuk bayi tetapi membantu ibu baru menurunkan berat badan. Dokter percaya bahwa menyusui membakar sekitar 500 kalori sehari.

2. Minum banyak air putih
Minumlah paling sedikit 10 sampai 12 gelas air sehari. Jika urine Anda berwarna kuning maka ini merupakan tanda dehidrasi. Minum air putih akan membantu menyegarkan tubuh dan juga meningkatkan sistem metabolisme tubuh.

3. Makanan seimbang
Karena seorang ibu baru tidak boleh melakukan diet, jadi pastikan apapun yang di makan adalah makanan sehat. Makanan seimbang harus mencakup buah-buahan, sayuran, daging tanpa lemak, ikan dan produk susu rendah lemak.

4. Olahraga
Jangan salah sangka dan pergi bergabung gym, tapi berolahragalah bersama bayi Anda. Dengan mengajak bayi berjalan-jalan di kereta dorong atau mengendongnya di ransel bayi sudah bisa membantu Anda membakar lemak.

5. Makanlah hanya ketika Anda lapar
Jangan melewatkan makan hanya karena ingin cepat menurunkan angka di timbangan. Ingat Anda sedang menyusui dan bayi harus mendapatkan nutrisi dari Anda. Rencanakan makanan Anda dan makan dalam jumlah kalori yang masuk akal untuk setiap makanan.

6. Bergabung dengan kelas latihan postnatal
Ini adalah cara yang baik untuk menurunkan berat badan. Ditambah lagi, Anda akan dapat bertemu dan berinteraksi dengan ibu-ibu lain juga. Jika Anda sedang menyusui, cobalah untuk berolahraga setelah Anda memberi makan bayi - Artikel informasi kesehatan ibu dan anak Cara Alami Kembali Langsing Setelah Melahirkan.

Aktivitas Bayi di Dalam Kandungan

Aktivitas Bayi di Dalam Kandungan
Bayi Dalam Kandungan
Aktivitas Bayi di Dalam Kandungan - Bayi dalam kandungan ketika belum terlahir sebenarnya disebut janin. Saat sudah dilahirkan maka berubah sebutannya menjadi bayi.  Namun,  kita sering menyebutnya bayi meskipun belum lahir. Janin dalam kandungan merupakan suatu pribadi yang baru atau persona yang memiliki keunikan dan keajaiban tersendiri dalam aktivitas kehidupan dalam rahin (intra uterin).

Menarik sekali jika kita memperhatikan gerak gerik sang janin dalam kandungan melalui layar monitor ultrasonografi.  Apa saja aktivitas sang janin dalam kandungan?

1. Apakah  selama dalam kandungan janin sudah bisa mendengar?

Memasuki usia kehamilan enam bulan atau  24 minggu janin mampu mendengar. Lalu apa yang didengarnya? Segala aktivitas dalam tubuh ibu menjadi irama nada indah bagi janin. Sambil berbaring nyaman dalam rahim, sang janin mendengar detak  jantung ibu, suara bising usus, dan berbagai macam suara saat ia bermain air ketuban. Bagi ibu hamil, disarankan untuk memberikan rangsangan positif dari  luar tubuhnya dan menjaga setiap ucapan, hindari pertengkaran dan suara keras antara suami istri. Agar janin tidak mengalami stres.

2. Kapan Janin suka menghisap dan mencecap rasa?

Bila dilihat pada layar monitor, pada janin usia 16 minggu  janin sudah mulai berpetualang dengan kemampuannya untuk mencecap rasa air ketuban dan mulutnya melakukan gerakan menghisap. Kecerdasan awal bagi janin dalam menikmati sensasi rasa mulai berkembang.

3. Kapan janin peka terhadap cahaya dari luar?

Aktivitas bayi di dalam kandungan. Usia empat bulan  janin sudah peka terhadap cahaya. Meskipun suasana rahim gelap, janin mampu membedakan terang saat ada rangsang cahaya dari luar tubuh ibunya. Para peneliti mencoba merangsang mata janin dengan memberikan sorot cahaya dengan menyinari perut sang ibu, dan tampak mata janin mengerjap saat cahaya diarahkan ke wajahnya.

4. Kapan janin bisa bisa menggunakan indra peraba?

Pada usia kehamilan 4- 5 bulan janin sudah mulai bisa merasakan sensasi pada permukaan tubuh dan kulitnya. Bila disentuh pada bibirnya janin dapat melakukan gerakan membuka bibir dan seolah menghisap. Bila disentuh pada telapak tangannya janin akan bereaksi menggenggam.

5. Apa yang janin lakukan bila mengalami ketegangan atau stres dalam rahim?

Bila seorang ibu hamil mengalami ketegangan mental dan tekanan psikologis selama kehamilan, maka janin dalam kandungan dapat terpengaruh. Janin melakukan gerakan berlebihan, mudah timbul his atau kram yang disebut dengan kontraksi pada rahim ibu. Bahkan dapat berpotensi terjadinya persalinan prematur maupun ketuban pecah sebelum waktunya. Janin juga bisa mengeluarkan tinja dalam kandungan dan mengotori air ketuban.

Apa yang harus diperhatikan ibu hamil untuk kebaikan sang janin dalam rahim ?
  1. Menerima dengan ihklas semua perubahan tubuh, suka duka saat menjalani kehamilan.
  2. Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan kegiatan yang tidak melelahkan.
  3. Menjaga asupan makanan bergizi bagi pertumbuhan janin dalam kandungan.
  4. Menjaga suasana hati dan pikiran yang tenang sejak bayi dinyatakan hamil.
  5. Menjaga hubungan harmonis antara suami dan istri, hindari kekerasan dalam rumah tangga.
  6. Memberikan rangsangan musik yang lembut pada dinding perut ibu, lantunan doa, dan suami istri sering menstimulasi bayi, menyentuh perut ibu dengan usapan lembut sambil mengajak bicara janin  dalam kandungan.
Artikel informasi kesehatan ibu dan anak Aktivitas Bayi di Dalam Kandungan.

    Tips Mengatasi Masalah di Awal Kehamilan

    Tips Mengatasi Masalah di Awal Kehamilan
    Awal Kehamilan
    Tips Mengatasi Masalah di Awal Kehamilan -Setiap perempuan mendambakan kehamilan yang sehat. Hamil yang sehat itu yang bagaimana? Yang pasti hamil di dalam kandungan, janin dinyatakan hidup dan sehat oleh  dokter dan bidan, sesuai dengan masa pertumbuhannya. Namun perlu dipahami pula bahwa keadaan hamil selain membahagiakan juga akan membawa dampak perubahan fisik dan mental bagi ibu hamil, terlebih hamil pertama kali.

    Tips mengatasi masalah di awal kehamilan. Hal penting yang perlu dipahami bahwa semua yang dialami seorang ibu hamil bukanlah sebuah keluhan penyakit, namun karena perubahan fungsi tubuh seorang ibu yang sedang hamil. Kehamilan adalah proses alamiah yang berlangsung sejak awal pembuahan hingga tiba saat persalinan.

    Kunjungan pada dokter maupun bidan secara teratur merupakan suatu upaya pemantauan kesehatan dan bukan untuk pengobatan, kecuali bila seorang ibu hamil terdapat penyakit yang menyertai selama kehamilan, misalnya hipertensi, diabetes , penyakit kelainan jantung dan sebagainya.

    Keluhan umum yang sering dirasakan oleh ibu hamil pada saat tiga bulan pertama kehamilan atau di awal kehamilan antara lain pusing, payudara terasa membesar, kadang nyeri pada perut, badan merasa lemas, keringat dingin, tidak selera makan, mual, merasa mudah lelah, rasa mau pingsan, malas beraktifitas, mood tidak menentu dan kadangkala disertai demam ringan dan keringat dingin. Keluhan yang dirasakan ini tidak selalu sama pada tiap ibu hamil terutama bagi yang sedang hamil pertama kalinya.

    Meskipun perubahan tersebut sedikit banyak akan mengganggu aktivitas sehari-hari, namun tidak sebanding dengan kebahagiaan saat  kelahiran sang buah hati kelak. Keadaan fisik dan keluhan ringan tersebut erat kaitannya dengan  perubahan hormon dalam tubuh ibu hamil. Tidak perlu cemas dan gelisah, jalani dengan penuh rasa syukur dan berusaha untuk menikmati setiap "bonus kehamilan".

    Semua perubahan tersebut adalah proses alamiah sebagai upaya tubuh ibu mempertahankan kehadiran janin dalam kandungan. Apa yang dapat ibu hamil lakukan pada awal kehamilan yang kurang nyaman tersebut?

    1. Hindari kelelahan, misalnya bekerja berdiri terlalu lama lebih dari enam jam tanpa istirahat, hindari berada dalam kerumunan  yang membuat ibu hamil kekurangan oksigen. Usahakan malam cukup istirahat tidur.

    2. Cukupi kebutuhan makan dan minum. Bila masih mual dan muntah makan dalam porsi sedikit tapi sering, tidak harus makan nasi,bisa diganti roti biskuit, buah, sayur,puding, sereal, es krim, susu atau makanan yang bergisi lainnya. Setiap kali muntah segera berusaha untuk makan lagi agar bayi tetap tumbuh sehat.

    3. Teratur memeriksakan kehamilan untuk mengontrol kesehatan ibu hamil dan pemantauan keadaan bayi dalam kandungan. Diskusikan dengan dokter dan bidan tentang  permasalahan yang dirasakan saat kehamilan agar mendapat petunjuk yang tepat.

    4. Tips mengatasi masalah di awal kehamilan selanjutnnya menjalin relasi sebanyak-banyaknya dengan sesama ibu hamil atau bergabung dalam kegiatan yang melibatkan para ibu agar bisa saling berbagi pengalaman, membaca buku atau majalah tentang persiapan perawatan bayi, mendengar musik, dan sibukkan diri dengan kegiatan positif  untuk memperbaiki suasana hati.

    5. Menjalin hubungan harmonis dan saling mendukung antara suami istri dan lingkungan keluarga. Dukungan dan perhatian suami,keluarga  dan sahabat akan memberi  pengaruh baik bagi janin dalam kandungan dan  memberi efek  positif bagi persiapan mental seorang ibu yang sedang hamil.

    6. Bawa semua keluhan  yang dirasakan dengan keikhlasan dalam doa dan ucapan syukur  atas kesehatan janin dan anugerah kehamilan.

    Semoga bermanfaat - Tips Mengatasi Masalah di Awal Kehamilan

    Minggu, 01 April 2012

    Penyakit Degeneratif Pada Pria Usia Lanjut

    Penyakit Degeneratif Pada Pria Usia Lanjut
    Usia Lanjut
    Penyakit Degeneratif Pada Pria Usia Lanjut - Beberapa penyakit tertentu seperti stroke, diabetes, dan kanker prostat biasanya dialami oleh pria ketika mencapai usia 40 tahun ke atas. Tak dapat dipungkiri, beberapa penyakit degeneratif memang dapat disebabkan oleh penuaan. Seperti dilansir bodyandsoul.com, Jumat (16/3/2012), berikut adalah beberapa macam penyakit pada pria yang seiring dialami sesuai pertambahan usia.

    Usia 20 - 30 Tahun : Kecanduan alkohol dan obat-obatan, merokok, mandul, penyakit menular seksual, dan gangguan mental.

    Sebagian besar pria muda tidak memikirkan bagaimana kondisi kesehatannya ketika berusia 50 tahun. "Jika ingin tetap sehat di hari tua, pikirkanlah tentang kesehatan diri sendiri sejak usia 20 dan 30-an tahun. Kurangi minum alkohol, berhenti merokok, dan jagalah berat badan dengan tetap aktif," kata Profesor Duncan Topliss, direktur Departemen Endokrinologi dan Diabetes di Rumah Sakit Alfred di Melbourne.

    Penyakit degeneratif pada pria usia lanjut. Pria yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau tekanan darah tinggi sebaiknya memeriksakan diri ke dokter minimal setahun sekali. Gangguan-ganguan seksual juga sudah dapat dideteksi pada usia ini. Gejala seperti keluarnya cairan dari saluran kemih, ejakulasi yang menyakitkan dan ruam pada kulit penis bisa menunjukkan adanya penyakit menular seksual.

    "Jika testis mengeras atau kenyal, segera lakukan pemeriksaaan USG. Kelainan pada ukuran testis bisa menunjukkan adanya gangguan kesuburan dan perlu diperiksa," kata Profesor Peter Royce, direktur urologi di Rumah Sakit Alfred.

    Remaja akhir hingga usia awal 20-an tahun adalah periode di mana banyak mengalami gangguan kesehatan mental. Sekitar tiga perempat pria mengalami gangguan skizofrenia untuk pertama kalinya pada usia 25 - 26 tahun. Kecemasan dan depresi seringkali muncul ketika sedang berjuang untuk membentuk hubungan, mengejar karir dan menjadi orang tua baru.

    Usia 40 - 50 Tahun : Penyakit jantung, diabetes, depresi, kanker usus, kandung kemih dan ginjal.

    "Jika memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol atau kelebihan berat badan, segera periksakan diri untuk mengetahui gejala diabetes setelah mencapai usia 45 tahun," kata Profesor Topliss.

    Ketika mencapai usia 50 tahun ke atas, pria lebih besar risikonya terserang kanker prostat dan kanker usus. Tanda-tanda kanker prostat adalah kesulitan buang air kecil, sedangkan tanda-tanda kanker usus adalah perdarahan pada anus dan susah buang air besar. Pemeriksaan usus sebaiknya dilakukan pada usia 50, 55 dan 65 tahun dan setiap 2 tahun setelah mencapai usia 50 tahun. Pria berusia di atas 50 tahun disarankan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai perlunya menjalani tes prostat.

    Kanker kandung kemih dan kanker ginjal dapat menjadi masalah atau penyakit degeneratif pada usia ini, teruatama pada pria perokok. Gejalanya adalah adanya darah dalam air seni. Selain itu, penyakit jantung dan serangan jantung juga bisa menjadi ancaman besar.

    "Jika mengalami nyeri dada yang tidak diketahui penyebabnya, segeralah periska ke dokter, pada usia berapa pun. Sebab, rasa nyeri di dada dan sesak napas adalah dua gejala utama serangan jantung," kata Profesor Tony Dart, direktur pengobatan jantung di Rumah Sakit Alfred.

    Risiko kanker kulit juga meningkat setelah pria mencapai usia 50 tahun. Pria sebaiknya memeriksa kulitnya setiap tiga bulan sekali jika melihat adanya perubahan.

    Usia 60 tahun ke atas : Penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker usus, kulit dan prostat.

    Setelah mencapai usia 55 tahun, semua orang sebaiknya diperiksa untuk mengetes diabetes. Gejala diabetes antara lain kelelahan, rasa haus yang berlebihan, banyak buang air kecil dan infeksi kulit. "Menjadi tua adalah faktor risiko diabetes dan tidak banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Tapi merawat tubuh dapat mengurangi risikonya," kata Profesor Topliss.

    Kanker prostat, kanker usus dan kanker kulit akan selalu menjadi masalah kesehatan utama bagi pria, terutama seiring bertambahnya usia. Pada usia ini, pemeriksaan rutin untuk memantau kondisi kesehatan penting dilakukan. Denyut jantung tidak teratur juga lebih sering terjadi dialami pria lansia dan meningkatkan risiko stroke.

    "Apabila di usia paruh baya pria sudah sering mengalami masalah dengan jantungnya, berbagai masalah itu akan terakumulasi ketika lansia sehingga fungsi jantung lebih mungkin terganggu. Kondisi kesehatan dapat membaik hanya dengan memakan makanan sehat dan berolahraga," kata Profesor Dart - Artikel informasi kesehatan Penyakit Degeneratif Pada Pria Usia Lanjut.

    Tanda Gejala Mata Mengalami Gangguan

    Tanda Gejala Mata Mengalami Gangguan
    Kesehatan Mata
    Tanda Gejala Mata Mengalami Gangguan - Mata tidak hanya merupakan jendela jiwa, tetapi mata juga dapat menunjukkan tanda dan gejala jika terjadi masalah pada tubuh. Beberapa tanda dan gejala dari beberapa penyakit pada tubuh dapat terlihat dari mata.

    "Mata adalah satu tempat dalam tubuh yang sebenarnya dapat untuk melihat pembuluh darah dan arteri secara langsung," kata Shantan Reddy, MD, seorang dokter spesialis mata dan spesialis retina di New York University Langone Medical Center.

    Maka seorang dokter mata biasanya dapat menjadi yang pertama untuk mendeteksi masalah kesehatan yang serius seperti diabetes atau tekanan darah tinggi. Kira-kira tanda dan gejala pada mata apa saja yang tidak boleh diabaikan?

    Berikut 6 tanda dan gejala pada mata yang tidak boleh diabaikan seperti dikutip dari MSNHealth, Senin (2/4/2012) antara lain:

    1. Arteri pada mata tampak berwarna seperti perak atau tembaga

    Kondisi ini dapat merupakan tanda peringatan untuk kondisi tekanan darah tinggi. Lebih dari 20 persen orang dengan tekanan darah tinggi tidak tahu bahwa telah memiliki penyakit tersebut. Namun masalah tersebut dapat diselesaikan jika semua orang mengunjungi dokter mata lebih sering.

    "Hipertensi dapat dilihat melalui mata karena memberikan rona perak atau tembaga pada arteri retina. Jika tidak diobati, kondisi ini bisa menyebabkan pembuluh darah di retina dan di seluruh tubuh mengeras, sehingga meningkatkan risiko untuk serangan jantung atau stroke," kata Reddy.

    2. Tahi lalat di lapisan dalam mata

    Tanda gejala mata mengalami gangguan. Kondisi ini dapat merupakan tanda peringatan untuk kondisi melanoma. Sinar matahari mungkin dapat meningkatkan risiko terkena kanker di dalam bola mata.

    "Kanker dapat terlihat seperti permukaan yang sedikit terangkat di lapisan pigmen retina. Mendiagnosa suatu melanoma mata sedini mungkin sangat penting. Melanoma sering tidak memiliki gejala lainnya dan dapat dengan cepat bermetastasis ke jaringan sekitarnya," kata Sophie J. Bakri, MD, dokter mata dari Mayo Clinic di Rochester, Minnesota.

    3. Pembuluh darah mata lebih lemah

    Kondisi ini merupakan tanda peringatan untuk diabetes. Gula darah tinggi dapat menyumbat atau merusak pembuluh darah retina dari waktu ke waktu. Sehingga membuat pembuluh lemah dan keropos. Dokter mata sering dapat mengenali rembesan atau, baru pembuluh darah abnormal yang tumbuh untuk menggantikan yang rusak.

    4. Peradangan pada mata

    Kondisi ini merupakan tanda peringatan untuk kondisi penyakit autoimun. Kondisi autoimun dapat menyebabkan tubuh untuk menyerang sel sehat dan jaringan (termasuk yang di dalam mata), yang menyebabkan peradangan.

    "Sekitar 30-50 persen kondisi peradangan pada mata menunjukkan pasien memiliki semacam penyakit autoimun yang tidak terdiagnosa, seperti lupus atau rheumatoid arthritis," kata Bakri.

    5. Mata lecet

    Kondisi ini dapat merupakan peringatan untuk retinopati serosa sentral (CSR). Dapat terjadi lepuh di dalam bola mata. Kondisi, yang disebut CSR, biasanya disebabkan oleh stres mental atau emosional yang berlebihan.

    6. Pembuluh darah bengkak pada bagian putih mata

    Kondisi ini dapat merupakan tanda peringatana untuk kondisi alergi. Alergen udara seperti serbuk sari, debu, bulu binatang seringkali dapat mempengaruhi mata. Sebagai mekanisme pelindung, maka mata mengeluarkan agen anti inflamasi histamin dan bahan kimia lainnya. Proses ini dapat menyebabkan mata bengkak pada permukaan pembuluh darah, kemerahan, gatal dan berair - Artikel dan informasi kesehatan Tanda Gejala Mata Mengalami Gangguan.

    Penyebab Bayi Lebih Cepat Terserang Penyakit

    Penyebab Bayi Lebih Cepat Terserang Penyakit
    Cepat Terserang Penyakit
    Penyebab Bayi Lebih Cepat Terserang Penyakit - Bayi yang terlalu dijaga kebersihannya ternyata lebih rentan sakit ketika dewasa. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa paparan bakteri di awal kehidupan sangat penting bagi anak-anak agar tidak gampang terserang penyakit autoimun sepanjang hidupnya.

    Temuan ini mendukung hipotesis bahwa bakteri diperlukan untuk membentuk sistem kekebalan tubuh yang sehat dan tidak cepat sakit. Gaya hidup yang takut dan menghindari bakteri justru semakin meningkatkan risiko terserang asma, alergi dan penyakit autoimun lainnya.

    Penyebab bayi lebih cepat terserang penyakit. Sistem kekebalan tubuh merupakan garda terdepan dalam pertahanan terhadap kuman di sekitar tubuh. Kuman yang jahat dapat menyebabkan keracunan makanan, terserang pilek dan berbagai penyakit lainnya. Namun sebagian besar kuman ini ternyata tidak berbahaya dan bahkan ada pula yang menyehatkan.

    Untuk memerangi infeksi, sel kekebalan tubuh atau sel darah putih diprogram untuk mencari protein asing dari sel yang bukan berasal dari tubuh. Sayangnya, sel darah putih terkadang menganggap bagian-bagian dari sel tubuh sendiri sebagai benda asing dan menyerangnya. Gangguan semacam ini disebut penyakit autoimun. Alergi, asma dan kanker darah merupakan bentuk penyakit autoimun.

    Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science, para peneliti membandingkan tikus normal dengan tikus yang dibesarkan di tempat khusus yang bebas kuman. Peneliti kemudian mengukur kadar sel darah putih yang disebut sel invariant natural killer T (iNKT) di paru-paru dan usus kedua tikus.

    Sel-sel iNKT melepaskan protein yang menjadi penyebab peradangan. Peradangan berperan penting dalam penyakit autoimun. Sel-sel iNKT diketahui aktif dalam paru-paru penderita penyakit asma dan dalam perut penderita ulcerative colitis atau radang usus besar.

    "Di antara kedua tikus, perbedaan yang paling mencolok adalah kerentanan terserang penyakit autoimun. Tikus yang bebas kuman jauh lebih rentan terserang penyakit dibandingkan tikus yang pernah terpapar kuman," kata peneliti, Dennis Lee Kasper, dokter senior di Brigham and Women's Hospital di Boston seperti dilansir LiveScience (Senin, 26/3/2012).

    Ketika terkena bakteri biasa di kemudian hari, tikus bebas kuman bahkan masih memiliki sel iNKT yang berlimpah dalam paru-paru dan ususnya. Hal ini menunjukkan bahwa pembentukan sistem kekebalan tubuh pada periode awal kehidupan sangat penting dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh yang tepat.

    "Paparan terhadap bakteri di masa bayi penting untuk melindungi tubuh dari peradangan dan sel INKT. Tidak hanya untuk penyakit-penyakit yang disebutkan tadi, bisa jadi paparan tersebut juga dapat melindung anak dari diabetes tipe 1," kata Axel Kornerup Hansen, profesor di Universitas Kopenhagen di Denmark yang tidak terlibat dalam penelitian - Artikel informasi kesehatan ibu dan anak Penyebab Bayi Lebih Cepat Terserang Penyakit.

    Bahaya Jika Anak Terlalu Gemuk

    Bahaya Jika Anak Terlalu Gemuk
    Anak Terlalu Gemuk
    Bahaya Jika Anak Terlalu Gemuk - Sebagian orang tua menginginkan anaknya gemuk dengan memberi makanan berlebih karena akan terlihat lucu dan menggemaskan. Namun, tindakan ini salah karena kelak anak tersebut beresiko mengidap penyakit jantung dan stroke.

    "Penyakit jantung dan stroke umumnya menyerang manusia saat berumur 40 tahun ke atas. Penyebabnya seringkali sudah dimulai sejak pasien tersebut masih anak-anak," kata Ketua Ikatan Keseminatan Kardioserebraovaskular Indonesia (IKKI) Lukman Hakim Makmun, Jumat (30/3) di Denpasar, Bali.

    Oleh karena itu, sejak dini anak-anak harus diberi makanan yang sehat dengan pola teratur dan tidak berlebih untuk mencegah penumpukan plak kolesterol dalam pembuluh darah.

    Bahaya anak terlalu gemuk. Serangan jantung dan stroke ini disebabkan oleh gejala asterosklerosis. Asterosklerosis ini merupakan proses penumpukan plak kolesterol yang diendapkan pada dinding-dinding pembuluh darah arteri. Akibatnya, dinding arteri mengeras dan menyempit. Kondisi ini menyebabkan darah tidak dapat mengalir ke organ penting seperti jantung (serangan jantung) dan otak (stroke).

    Lukman mengingatkan bahwa bahaya ancaman serangan jantung dan stroke di Indonesia semakin tinggi. Penyakit ini terutama dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat serta stres.

    Oleh karena itu, pada 30-31 Maret 2012 ini, IKKI mengadakan acara "Post Satellite Meeting International Symposium on Atherosclerosis 2012 in conjuction with 11th Holistic Approach in Cardiovascular Disease Symposium" di Denpasar, Bali. Acara ini khusus membahas perkembangan terakhir tatalaksana dan pencegahan penyakit kardioserebrovaskular (jantung, otak, dan pembuluh darah) - Artikel informasi kesehatan ibu dan anak Bahaya Jika Anak Terlalu Gemuk.
     

    Kesehatan Ibu dan Anak Copyright © 2012 Best Celebrity Wallpaper -- Powered by Blogger